Pembangunan Kukar Didorong dengan Sinkronisasi Anggaran yang Tepat, Pjs : Sinergi TAPD dan Bangar Sangat Penting
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Bambang Arwanto (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Penjabat
Sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Bambang Arwanto,
mengungkapkan pentingnya sinkronisasi anggaran dengan Rencana Kerja Pemerintah
Daerah (RKPD) 2025 sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan
berkelanjutan di wilayah tersebut.
Saat diwawancarai awak media pada
Senin (18/11/2024) usai memberi sambutan dalam Rapat Paripurna di gedung DPRD
Kukar. Bambang mengatakan proses sinkronisasi anggaran.
Lebih lanjut hal ini menjadi salah
satu prioritas utama yang juga sejalan dengan arahan Monitoring Center for
Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ditegaskannya hal ini
bertujuan untuk memastikan alokasi anggaran yang tepat dan akuntabel.
“Setiap anggaran harus
dialokasikan berdasarkan kebutuhan prioritas daerah, termasuk usulan tambahan
untuk proyek strategis,” ujar Bambang kepada awak media
Bambang menyebutkan salah satu
proyek strategis yang menjadi perhatian adalah pembangunan pasar dan rumah
sakit di Muara Badak. Kedua proyek tersebut dianggap penting untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat setempat.
Ia juga mengatakan bahwa anggaran
tambahan untuk kedua proyek tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Tim
Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Bangar).
“Kami akan memasukkan tambahan
anggaran untuk pasar dan rumah sakit setelah pembahasan bersama TAPD dan
Bangar selesai,” tuturnya
Ia juga menekankan bahwa
pengelolaan proyek besar di Kukar akan dilakukan dengan profesionalisme tinggi
untuk menghindari masalah keterlambatan atau proyek terbengkalai.
“Semua proyek besar harus diselesaikan sesuai
jadwal dengan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tandas Bambang.
Selain proyek besar, Bambang juga
menyoroti pentingnya mendukung sektor-sektor lain seperti pendidikan, kesehatan,
dan pembangunan infrastruktur desa melalui kebijakan anggaran yang tepat
sasaran.
Diakuinya sinergi antara TAPD dan
Bangar sangat penting untuk menciptakan anggaran yang responsif terhadap
kebutuhan daerah dan mendukung visi pembangunan Kukar.
Bambang optimistis bahwa proses sinkronisasi anggaran ini akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kami yakin bahwa kebijakan ini
akan mempercepat pembangunan Kukar yang berkelanjutan dan membawa manfaat nyata
bagi masyarakat,” tutupnya. (adv/tan)